Juru Bicara Partai Golongan Karya Tantowi Yahya menyebut pihaknya terbuka untuk bergabung dengan koalisi pemenang di pemilihan presiden pada 9 Juli nanti. Syaratnya koalisi tersebut memiliki visi misi yang sama dengan partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Koalisi kedua Partai Golkar bisa saja mendukung kelompok yang menang asal isu yang diusung sesuai dengan keinginan masyarakat. Di Indonesia tidak ada tradisi oposisi. Adanya di dalam atau di luar pemerintahan,” kata Tantowi di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Senin (2/6/2014).
Politisi yang juga anggota Komisi I DPR ini menambahkan, jika di luar pemerintahan Partai Golkar bakal tetap ingin berkontribusi positif terhadap pemerintahan yang menang.
“Kami menghendaki seperti itu. Andaikan di luar pemerintahan, kita akan memberikan kontribusi pemikiran yang dibutuhkan. Kalau pemerintah itu kuat dengan dukungan parlemen. Itu sikap kita saja,” ujarnya.
Dia membantah sikap ini menunjukkan ketidakkonsistenan Golkar. Tantowi pun tak mau berandai-andai pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa bakal kalah di Pilpres nanti. Pikiran yang terpenting adalah saat ini mendukung total Prabowo-Hatta untuk kemenangan dan tetap berada di kubu Koalisi Merah Putih.
Dia mencontohkan dukungan total yang dilakukan Golkar dalam keterlibatan di Koalisi Merah Putih dalam membangun sistem serta strategi kampanye nasional.
“Komitmen kita kan all out. Punya keyakinan optimisme tinggi. Kalau Prabowo-Hatta bakal terpilih oleh rakyat. Karena kita melihat pasangan ini ikhlas. Lebih baik dan bermartabat untuk Prabowo-hatta. Golkar tidak pernah kendor mendukung pasangannya. Di Polonia ini kita membangun sistem, jaringan dalam rangka kampanye nasional,” ujarnya.
Sumber: detik.com